Dalam waktu matahari sepenggal naik di situ ada Rahasia yang kebanyakan orang tak mengetahui akan Hikmah shalat Dhuha,shalat Dhuha adalah salat sunat pada umumnya yang di sebutkan orang,tetapi shalat Dhuha adalah shalat Terang yang sangat wajib dan selalu di kerjakan oleh Nabi muhamad saw dalam mendekatkan diri kepada Allah untuk mencapai cahaya di atas cahaya dan di sebut shalat tarekat Daim di waktu pagi hari.
Dan demi malam apabila telah sunyi.(Qs.Ad Dhuha:2).
Shalat malam membuat kita lebih tenang di kala orang lain terlelap tidur dan membuat keheningan dalam suasana malam untuk terus mendekatkan diri kepadaNya ,dan menghadap kebaitul ka'bah mukmin sejati,di sini sudah tiada lagi akan hamba yang Ada Hanyalah Aku Allah,karena sipat kehambaan sudah di lepaskan tidak di pakai lagi,semua alam pikiran dalam ke kosongan total dari urusan alam kebendaan dunia,kepasrahan Diri dalam menghadap.Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karuniaNya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.(Qs.Ad Dhuha:5).
Demi fajar.(Qs.Al Fajr:1).Dan malam yang sepuluh.(Qs.Al Fajr:2.1).Dan yang genap dan yang ganjil.(Qs.Al Fajr:3).Dan malam yang ke sepuluh menutupi kepada hitungan enam ganjil Dan hitungan enam ganjil menutupi Diri itu hitungan satunya, itulah shalat sembahyang sehari semalam yang lima waktu 17 Raka'at di satukan dalam Shalat Tarikat Daim tidaklah memakai waktu lagi ,maka sempurnalah di dalam shalatnya.Pada yang demikian itu terdapat sumpah(yang dapat diterima)oleh orang-orang yang berakal.(Qs Al Fajr:5).
Berkata Rasulullah, ilmu pengetahuan yang sejati, adalah barang siapa yang menyembah asma '(Allah)', tetapi tidak tahu siapa asma '(Allah)' itu,sungguh dia itu kafir, kalau tidak tahu artinya, orang munafik, orang yang mengaku tidak tahu akan asma '(Allah)' nya.Maka di dalam shalat jangan hanya menghadap membaca AsmaNya saja tetapi kenalilah akan Sifat Allah di dalam Rahasia Dirimu.
Allah Ta'ala maka hendaklah ketahui keadaan Rahasiah Allah itu,jika tidak di ketahui niscaya di dalam dosa yang amat besar.Seperti sabda nabi muhamad:Ujuduka zambuu la yuqasabihi zambun Artinya:Adamu rasanya sebagai dengan dia rasa,senantiasa Rasa engkau,engkau di dalam Rasanya,Di dalam kebaktian sekalian pun jika tiada Ilmu maka tiada sempurnakah kebaktian kepada Allah Ta'ala,Karena sabda nabi muhamad: Al Ilmu Rohu Wal Amal Jasad Artinya Ilmu itu nyawa dan amal itu tubuh yakni jika tiada nyawa maka tiada dapat tubuh itu bergerak.
Allah menganugerahkan al hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugerahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).(Qs.Al Baqarah:269).
Peliharalah segala shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu.(Qs.Al Baqarah:238.1). Ini adalah penegasan dari Allah tentang kewajiban dan keharusan memelihara shalat, baik segi dzahir maupun batin dengan titik tekan (khusyuk), kondisi batin yang mantap.
Pada tingkatan ini tidak ada lagi bacaan di mulut. Tidak ada lagi gerakan berdiri, ruku, sujud, dsb. Dia telah berbincang dengan Allah sebagaimana firman-Nya.Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.(Qs.Al fatihah:5).
Fawailul lilmusyinal ladziyna hum an yalaatihim saahun Artinya Sejahat-jahat celaka mereka yang sembahyang yakni yang lalai di dalam sembahyang murad dari pada lalai ialah yang sempurna ketahui akan sembahyang dan tiada sempurna Ma'rifat dirinya.
Qad aflahal mu'minuunal ladziyna hum fiy salatihim khasyi'un Artinya Sembah oleh kamu akan Allah dalam keadaan kamu Iklas baginya mengerjakan Agama,ketauhilah olehmu tiada dapat Iklas kamu baginya melainkan tasdik dan tiada dapat tasdik melaikan yakin yakin dan tiada dapat yakin melainkan hendaklah nyata tiap-tiap sesuatu ketahui bahwa Tuhan berikan sedikit akan jalan mendapatkan yakin.
Sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam. AMALAN QALILAN FIY ILMI KHAIRAN MIMA MALIN KASYIRAN FIY JUHULI. Artinya : Beramal yang sedikit didalam ada Ilmu lebih baik dari pada amal yang banyak didalam Jahil, dari karena inilah telah bersabda IMAM MALIK "LAATASIHUL IBAADATI ILLA BIMA RIFATIL MA'BUD, Artinya : Tiada Syah ibadat melainkan dengan mengenal yang disembah. Hai ihwal adalah kamu dari Dada orang yang mengenal barang yang dipersembahkan.
Seperti firman Allah taala. "HUD AID LILMUTTAQINAL LADZIYNA YU'MINUUNA BIL GHAIB Artinya : Yang menunjukkan bagi segala orang yang takut ialah mereka yang percaya akan yang ghaib (Akhirat), Ketahui olehmu yang sempurna keadaan hak Allah Khalik dan yang menyembahpun keadaan hak Allah yang Makhluk. Karena Qodrat dan Iradat dari padanya jua. Maka itulah sebab jadi perbuatan dari pada Fi'il hamba firman Allah : WAMAA YA'BUDUUNA ILLALLAH. Artinya : Tiada aku sembah akan zat yang tiada aku lihat, yakni Isyarat kelihatannya didalam lima waktu itu Maha suci dengan mata penglihatan keadaannya. Sebab inilah dikatakan yang menyembahpun keadaan hak Allah Makhluk dan yang disambahpun keadaan hak Allah Halik. Dari karena kenyataan zatnya dan sifatnya.
LAATASYIHUS SALAATU ILLA BIL WAKTI. Artinya : Tiada syah sembahyang melainkan dengan syah waktu, karena kenyataan lima tajli hak subahanahu wata'ala maka apabila asirla waktu yang lima itu maka peroleh sembahyangnya. WAMAA YA'BUDUUNA ILLALLAH. Artinya : Tiada mereka sembah melainkan Allah juga.
Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai berikut: LAA SAALATU LIMAN YAKRA'U FATIHATUL KITAB. Artinya tiada sah sembahyang bagi siapa-siapa yang tiada membaca Fatihah dan terbuka dalamnya nyawa dari pada niat Allah taala, maka inilah yang dikatakan Fatihah karena pohon dari pada waktu yang lima itu Fatihah yaitu keadaan lima waktu maka apabila Nyata terbuka dalamnya nyawa itu dari pada Niat Allah taala maka adalah nyata lima waktu kepada kita QALA AHLUL HUSNAA.
Hadist Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam. MUUTUU QABLA AN TAMUUTU : artinya matikan diri kamu sebelum matimu dan jikalau cari jalan ini maka dinamai mati Ikhtiar yakni belajar mati dan kedua awal dari ibu itu bersama-sama Nyawa dan badan maka inilah jalan orang yang sebenar-benarnya jalan membawa kepada Rahasia Allah dan Muhammad. Maka jalan ini hendaklah cari kepada guru yang Mursid Kamil yang ada Ijtihad mereka itu pada jalan Hakekat dengan sebenar-benarnya. Maka hendaklah dituntut Hakekat dan Ma'rifat seperti Nyawa dan Badan dari mana awal begitulah akhir maka baharullah sah nabi mengakui akan umatnya. Maka inilah jalan yang tersembunyi didalam wujud kita. Sebab orang syareat tiada dapat mengetahui jalan ini dan dinamakan orang itu orang rukun dan bahagia, orang itu Cuma hukum amal saja dan martabatnya hambanya kepada Allah itulah saja, asal-usul tiada ketahui sebab itulah tiada memikirkan dirinya dengan sebab itulah berbantah-bantah dari pada perkara ilmu itu dosa besar menjadi Amat keji dan dendam, dengki, senantiasa. Maka demikian ini berbantah-bantah dari pada perkataan Nabi-Nabi dan Sahabat dan Ulama yang Muhakiki katanya : AHLUL SUNATI WAL JAMAAH. Segala umatnya di atas jalan Agama yang sebenar-benarnya firman Allah dalam Qur'an : QUL HAL YASTAWIL LADZIYNA YA' LAMUUNA WALLADZIYNA LAA YA'LAMUN. Artinya : Katakan olehmu adalah sama orang yang mengetahui dan yang tiada mengetahui itu maka mengapakah berbantah-bantah dan berkelahi maka yang demikian itu orang yang suka melebih-lebihkan dirinya dan menyatakan dirinya itu betul yang lain itu salah semuanya. Maka yang demikian itu tipu akan dirinya jua seperti firman Allah : QUL TAZAKKARU ANFUSIKUM BIMANTTAQA.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan