Catatan Popular

Ahad, 28 Ogos 2011


.Wa'abud Robbaka Hatta ya'tikal Yakin.(Qs.Hijr:99).
Dan sembahlah kepada Allah sampai datang kepadamu yang di yakini.

.Di kala malam gelap gulita tiada cahaya.
Ku menyibak tirai yang tak terlihat di balik Hati.
Ku hembuskan nafas menghirup udara kalam.
Sejuk terasa walau panas dunia menggelora.

.Kitab kajian sukma diriKU.
Ada terasa hilang tidak tampak.
Mengalir adanya saat kurasa.
Isi dari satu ke pastian diriKu.

.Sinar yang lalu datang ,hilang tak terlihat lagi.
Hanya kesunyian Diri yang kurasakan di balik Hati
Menunggu dan terus ku menunggu engkau datang.
Kemanakah hilang dan perginya, datang hanya sekejap.

.Hidup ku adanya nyawa berserta nafas.
Tiadalah nyawa maka tiadalah hidupku.
Hidup itu tidak membutuhkan nyawa.
Tapi nyawa membutuhkan yang Maha Hidup. 

.Bumiku bersujud ,langitku berdzikir melantunkan ayat-ayat.
Semua kembali ke pada semula, jati Diri yang ku dzikirkan. 
Akulah hamba yang mengemban darma dari kalam suciMU.
Kupegang pengikat ilmu dengan kuat untuk sampai pada yang HAQ.

.Inilah wujub kitab yang yang sempurna.
Bacalah kehadirannya dalam diriku.
Dalam gerak diamnya bersama sifatNya.
Yang Maha Goibun beserta IlmuNya.

.Bumiku kian melemah tak kuat menahan beban nafas dunia.
Langitku kian tenggelam tiada terlihat lagi dalam ke kosongan.
Kuaraih kesempurnaan yang paripurna.
Menuju Haq yang Maha Agung.
Yang meliputi segala sesuatu yang baru.
Ku Raih pengampunan dan HidayahNya.

.Menghadap sukmaku menunduk di perantaraan.
Satu terbukti ,hilang ke empat tinggal tunggal.
Kesempurnaan wujud ke sejatian Hidup.
Yang sempurna yang ada terbaca di Haqul yakin.

.Astaghfirullah hal adzim alazdi lailaha ilallahu.
Laa haula wa laa quwata illa billahil aliyul adhim.


.Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.(Qs.Al Isra:44).


.Wassalam.

Sabtu, 27 Ogos 2011

Jangan Hanya Bilang CINTA~

* .*♥ ♥. * .* **Bismillahirrahmaanirraahiim** * .
  • Jangan Hanya Bilang CINTA .✿•´♥ .•*¨ ♥♥
  • Ya, jangan bilang cinta kalo kita masih setengah hati mencintai..
  • Jangan pernah ucapkan kata cinta Jika kita
  • masih tak bisa memberikan pengorbanan..
  • Terbesar dalam hidup kita demi yang kita cintai
  • ♥♥Jangan sampai keluar kata cinta..
  • Jika kita tak berani membela yang kita cintai..
  • Sebab, cinta bukan hanya ucapan yang manis di bibir..
  • Bukan kata yang kedengarannya indah di telinga..
  • Dan bukan pula tulisan yang membuat kita merasa bahagia..
  • ♥♥Karena cinta harus diwujudkan dalam perilaku..
  • Kalimat sakti itu harus tercermin dalam perbuatan dan pikiran kita Sekali berani bilang cinta.. Maka seharusnya kita harus berani berkorban..
  • Berani membela.. Berani bertanggung jawab terhadap apa yang kita cintai.
  • ♥♥Jangan pula berpura-pura jadi orang yang penuh cinta..
  • Dengan menipu diri.. Karena sejatinya kita belum sepenuhnya mencintai.
  • .Apa yang kita cintai ♥♥
  • Cinta itu bukan main-main..
  • Cinta adalah wujud dari keseriusan kita Bahwa kita akan berusaha melakukan apa saja demi yang kita cintai ♥♥
  • Kalau kita mengecewakan apa yang kita cintai Tentunya cinta kita palsu..
  • Kalau kita mengkhianati apa yang kita cintai Tentunya bukan cinta sejati.. ♥♥
  • Jika benar-benar cinta kepada apa yang kita cintai.. Kita tidak akan pernah mengecewakan apalagi mengkhianatinya ♥♥
  • Jangan bilang cinta kepada Allah Azza Wa Jalla, jika…
  • Jika kita masih melanggar aturanNya ♥♥
  • Sungguh sangat aneh jika kita berani mengatakan cinta kepada Allah Sementara kita suka menolak perintahNya..
  • Sungguh sangat tidak baik jika kita berani mengatakan cinta kepada
  • Allah Sementara laranganNya malah kita lakukan.. ♥♥
  • Pastinya ada yang error alias tulalit kalau kita bilang..
  • Aku cinta kepada Allah Azza Wa Jalla Tapi dalam kelakuan kita..
  • Selalu tidak mencerminkan kecintaan kita kepadaNya ♥♥
  • Jangan bilang cinta kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam....
  • Jika kita masih melanggar aturan yang ditetapkan Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam
  • Sebab,
  • apa yang disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam Sejatinya adalah wahyu dari Allah Azza Wa Jalla ..
  • Ditegaskan oleh Allah Azza Wa Jalla dalam firmanNya (QS an-Najm [53]: 2-4) ♥♥
  • Jangan bilang cinta kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam...
  • Jika hanya mengambil sebagian ajarannya..
  • Dan meninggalkan sebagian besar ajarannya yang lain Kalo kita cinta kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam Berarti harus mengambil seluruh yang dibawahnya ♥♥
  • Oke, boleh bilang cinta kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam..
  • Asalkan kita berani pula untuk mentaati segala perintahnya..
  • Dan meninggalkan segala larangannya ♥♥
  • Jangan bilang cinta kepada orang tua... Jika kita masih suka melawannya.. Mencelahnya..Merendahkannya.
  • .Dan bahkan menghinanya.. ♥♥
  • Jangan bilang cinta kepada kaum Muslimin...
  • Jika kita tidak mau bekerjasama saling mengingatkan..
  • Dalam kebenaran..
  • Saling membantu jika di antara kita mengalami kesusahan ♥♥
  • Jangan bilang cinta kepada diri sendiri...
  • Jika kita senang menjerumuskan diri... Dalam bahaya dan kerusakan...
  • Oke...,
  • semoga renungan sederhana ini Bisa mengingatkan kita
  • untuk mengevaluasi kehidupan kita..
  • Semoga kita menjadi orang-orang yang benar-benar mencintai..
  • Allah Azza Wa Jalla ... Rasul-Nya... Orang tua kita... Kaum Muslimin...
  • Dan diri kita sendiri...
  • Nah,
  • ini yang harus dibuktikan dalam pikiran dan perbuatan sesuai tuntunan..
  • Diambil dr BDMCS .•*
  • Wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh *•. 

Jumaat, 26 Ogos 2011

~Shalat~*


Demi waktu matahari sepenggalahan naik.(Qs.Ad Dhuha:1).
Dalam waktu matahari sepenggal naik di situ ada Rahasia yang kebanyakan orang tak mengetahui akan Hikmah shalat Dhuha,shalat Dhuha adalah salat sunat pada umumnya yang di sebutkan orang,tetapi shalat Dhuha adalah shalat Terang yang sangat wajib dan selalu di kerjakan oleh Nabi muhamad saw dalam mendekatkan diri kepada Allah untuk mencapai cahaya di atas cahaya dan di sebut shalat tarekat Daim di waktu pagi hari.


 Dan demi malam apabila telah sunyi.(Qs.Ad Dhuha:2).
Shalat malam membuat kita lebih tenang di kala orang lain terlelap tidur dan membuat keheningan dalam suasana malam untuk terus mendekatkan diri kepadaNya ,dan menghadap kebaitul ka'bah mukmin sejati,di sini sudah tiada lagi akan hamba yang Ada Hanyalah Aku Allah,karena sipat kehambaan sudah di lepaskan tidak di pakai lagi,semua alam pikiran dalam ke kosongan total dari urusan alam kebendaan dunia,kepasrahan Diri dalam menghadap.Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karuniaNya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.(Qs.Ad Dhuha:5).

 Demi fajar.(Qs.Al Fajr:1).Dan malam yang sepuluh.(Qs.Al Fajr:2.1).Dan yang genap dan yang ganjil.(Qs.Al Fajr:3).Dan malam yang ke sepuluh menutupi kepada  hitungan enam ganjil Dan hitungan enam ganjil menutupi Diri itu hitungan satunya, itulah shalat sembahyang sehari semalam yang lima waktu 17 Raka'at di satukan dalam Shalat Tarikat Daim tidaklah memakai waktu lagi ,maka sempurnalah di dalam shalatnya.Pada yang demikian itu terdapat sumpah(yang dapat diterima)oleh orang-orang yang berakal.(Qs Al Fajr:5).

Berkata Rasulullah, ilmu pengetahuan yang sejati, adalah barang siapa yang menyembah asma '(Allah)', tetapi tidak tahu siapa asma '(Allah)' itu,sungguh dia itu kafir, kalau tidak tahu artinya, orang munafik, orang yang mengaku tidak tahu akan asma '(Allah)' nya.Maka di dalam shalat jangan hanya menghadap membaca AsmaNya saja tetapi kenalilah akan Sifat Allah di dalam Rahasia Dirimu.

Allah Ta'ala maka hendaklah ketahui keadaan Rahasiah Allah itu,jika tidak di ketahui niscaya di dalam dosa yang amat besar.Seperti sabda nabi muhamad:Ujuduka zambuu la yuqasabihi zambun Artinya:Adamu rasanya sebagai dengan dia rasa,senantiasa Rasa engkau,engkau di dalam Rasanya,Di dalam kebaktian sekalian pun jika tiada Ilmu maka tiada sempurnakah kebaktian kepada Allah Ta'ala,Karena sabda nabi muhamad: Al Ilmu Rohu Wal Amal Jasad Artinya Ilmu itu nyawa dan amal itu tubuh yakni jika tiada nyawa maka tiada dapat tubuh itu bergerak.

 Allah menganugerahkan al hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugerahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).(Qs.Al Baqarah:269).

Peliharalah segala shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu.(Qs.Al Baqarah:238.1). Ini adalah penegasan dari Allah tentang kewajiban dan keharusan memelihara shalat, baik segi dzahir maupun batin dengan titik tekan (khusyuk), kondisi batin yang mantap.

 Pada tingkatan ini tidak ada lagi bacaan di mulut. Tidak ada lagi gerakan berdiri, ruku, sujud, dsb. Dia telah berbincang dengan Allah sebagaimana firman-Nya.Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.(Qs.Al fatihah:5).

 Fawailul lilmusyinal ladziyna hum an yalaatihim saahun Artinya Sejahat-jahat celaka mereka yang sembahyang yakni yang lalai di dalam sembahyang murad dari pada lalai ialah yang sempurna ketahui akan sembahyang dan tiada sempurna Ma'rifat dirinya.

Qad aflahal mu'minuunal ladziyna hum fiy salatihim khasyi'un Artinya Sembah oleh kamu akan Allah dalam keadaan kamu Iklas baginya mengerjakan Agama,ketauhilah olehmu tiada dapat Iklas kamu baginya melainkan tasdik dan tiada dapat tasdik melaikan yakin yakin dan tiada dapat yakin melainkan hendaklah nyata tiap-tiap sesuatu ketahui bahwa Tuhan berikan sedikit akan jalan mendapatkan yakin.

 Sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam. AMALAN QALILAN FIY ILMI KHAIRAN MIMA MALIN KASYIRAN FIY JUHULI. Artinya : Beramal yang sedikit didalam ada Ilmu lebih baik dari pada amal yang banyak didalam Jahil, dari karena inilah telah bersabda IMAM MALIK "LAATASIHUL IBAADATI ILLA BIMA RIFATIL MA'BUD, Artinya : Tiada Syah ibadat melainkan dengan mengenal yang disembah. Hai ihwal adalah kamu dari Dada orang yang mengenal barang yang dipersembahkan.

Seperti firman Allah taala. "HUD AID LILMUTTAQINAL LADZIYNA YU'MINUUNA BIL GHAIB Artinya : Yang menunjukkan bagi segala orang yang takut ialah mereka yang percaya akan yang ghaib (Akhirat), Ketahui olehmu yang sempurna keadaan hak Allah Khalik dan yang menyembahpun keadaan hak Allah yang Makhluk. Karena Qodrat dan Iradat dari padanya jua. Maka itulah sebab jadi perbuatan dari pada Fi'il hamba firman Allah : WAMAA YA'BUDUUNA ILLALLAH. Artinya : Tiada aku sembah akan zat yang tiada aku lihat, yakni Isyarat kelihatannya didalam lima waktu itu Maha suci dengan mata penglihatan keadaannya. Sebab inilah dikatakan yang menyembahpun keadaan hak Allah Makhluk dan yang disambahpun keadaan hak Allah Halik. Dari karena kenyataan zatnya dan sifatnya.

LAATASYIHUS SALAATU ILLA BIL WAKTI. Artinya : Tiada syah sembahyang melainkan dengan syah waktu, karena kenyataan lima tajli hak subahanahu wata'ala maka apabila asirla waktu yang lima itu maka peroleh sembahyangnya. WAMAA YA'BUDUUNA ILLALLAH. Artinya : Tiada mereka sembah melainkan Allah juga.

Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai berikut: LAA SAALATU LIMAN YAKRA'U FATIHATUL KITAB. Artinya tiada sah sembahyang bagi siapa-siapa yang tiada membaca Fatihah dan terbuka dalamnya nyawa dari pada niat Allah taala, maka inilah yang dikatakan Fatihah karena pohon dari pada waktu yang lima itu Fatihah yaitu keadaan lima waktu maka apabila Nyata terbuka dalamnya nyawa itu dari pada Niat Allah taala maka adalah nyata lima waktu kepada kita QALA AHLUL HUSNAA.

 Hadist Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam. MUUTUU QABLA AN TAMUUTU : artinya matikan diri kamu sebelum matimu dan jikalau cari jalan ini maka dinamai mati Ikhtiar yakni belajar mati dan kedua awal dari ibu itu bersama-sama Nyawa dan badan maka inilah jalan orang yang sebenar-benarnya jalan membawa kepada Rahasia Allah dan Muhammad. Maka jalan ini hendaklah cari kepada guru yang Mursid Kamil yang ada Ijtihad mereka itu pada jalan Hakekat dengan sebenar-benarnya. Maka hendaklah dituntut Hakekat dan Ma'rifat seperti Nyawa dan Badan dari mana awal begitulah akhir maka baharullah sah nabi mengakui akan umatnya. Maka inilah jalan yang tersembunyi didalam wujud kita. Sebab orang syareat tiada dapat mengetahui jalan ini dan dinamakan orang itu orang rukun dan bahagia, orang itu Cuma hukum amal saja dan martabatnya hambanya kepada Allah itulah saja, asal-usul tiada ketahui sebab itulah tiada memikirkan dirinya dengan sebab itulah berbantah-bantah dari pada perkara ilmu itu dosa besar menjadi Amat keji dan dendam, dengki, senantiasa. Maka demikian ini berbantah-bantah dari pada perkataan Nabi-Nabi dan Sahabat dan Ulama yang Muhakiki katanya : AHLUL SUNATI WAL JAMAAH. Segala umatnya di atas jalan Agama yang sebenar-benarnya firman Allah dalam Qur'an : QUL HAL YASTAWIL LADZIYNA YA' LAMUUNA WALLADZIYNA LAA YA'LAMUN. Artinya : Katakan olehmu adalah sama orang yang mengetahui dan yang tiada mengetahui itu maka mengapakah berbantah-bantah dan berkelahi maka yang demikian itu orang yang suka melebih-lebihkan dirinya dan menyatakan dirinya itu betul yang lain itu salah semuanya. Maka yang demikian itu tipu akan dirinya jua seperti firman Allah : QUL TAZAKKARU ANFUSIKUM BIMANTTAQA.

Khamis, 25 Ogos 2011

~Tips Meredakan Amarah Seorang Isteri~

(¨`v´¨) `• .¸.•´ .¸.• ¸.•´¨)*Tips Meredakan Amarah Seorang Istri*

(¸.• ´....(¸.•´*`°♥° .بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ

اارَّحِيم ♥ღ☆ღ
"Sebaik-Baik Lelaki Adalah Yang Paling Baik Dan Lemah Lembut Kepada Isterinya"
(Al-Hadist)
Berikut ini meru
pakan beberapa tips mengatasi jikalau sang istri sedang marah"


1. Seorang istri ketika marah pasti ada alasannya, dan hendaknya sang suami membicarakannya baik-baik apa yg menyebabkan sang istri marah, karena hal ini sangat penting.


2. ketika sang istri marah-marah di depanmu, hendaknya suami harus terima hal itu. Biarkanlah amarahnya reda. Jangan pernah kamu membantahnya, karena hal itu akan memperburuk keadaan.


no.2 ini dapat diambil pelajarannya pada kisah Umar r.a, suatu ketika istrinya marah2, namun sang khalifah tetap diam, dan ia hanya berkata;


"bagaimana mungkin aku membalas kemarahannya istriku sedangkan ia yg merawatku dan merawat anak-anakku"

4. ketika sang suami memang melakukan sebuah kesalahan yg membuat istrinya marah, hendaknya suami minta maaf dengan setulus-tulusnya dan kemudian ajaklah sang istri untuk sedikit bercanda. agar tercipta suasana yg nyaman.

5. Apabila semua langkah diatas belum berhasil, ajaklah istrimu pergi ke tempat yg spesial khusus kalian berdua, di sana buat keadaan seromantis mungkin. ajaklah bercanda, dan apabila ada senyum yang terpancar dari wajahnya, berarti sang suami telah berhasil melunakkan hati sang istri.


(¯`v´¯).♥Semoga Bermanfaat♥.


(¯`v´¯) `·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·` ..¸.•´♥..♥♥.♥♥..♥`•..•´.(¯​`v´
¯)(¯`v´¯).`•.¸.•´♥..

~Mendidik Hati Dengan Ilmu~*

Demi kalam dan apa yang mereka tulis.(Qs.Al Qalam :1).
Sesungguhnya kita telah menuliskan dan mencatat dengan segala perbuatan yang kita lakukan itulah kalam kita ,maka berhati-hatilah dalam hal ini jangan sampai tulisan amal perbuatan kita di penuhi dengan keburukan,sebab perbuatan itu akan di pertanggung jawabkan di dunia maupun di akherat nanti,jagalah ucapan dan perbuatan jangan tepeleset ke jalan yang merugikan.

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.(Qs.Al Qalam:4).
Bila kita bisa mendidik akal budi pekerti dengan Hati ,meninggalkan segala laranganNya dan mendekati perintahNya,Insya Allah akan tecipta kebaikan di dalamnya (dunia dan akherat),Allah akan menjaga dan memelihara mahluknya bila kita taat menjalankan akan perintah utusan yaitu nabi muhamad saw.

Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini. (QS. Al-Kahfi: 10).Bila kita hayati ayat ini akan merasa takut sesab dalam paraktek menyempurnakannya dalam urusan ini sering terlena oleh urusan dunia,maka kita harus menyeimbangkan antara urusan dunia dan akherat dengan jalan mendalami Ilmu dan memperaktekannya supaya jangan terus terbawa dalam angan-angan belaka dan mengurus urusan dunia saja,dunia boleh kita cari utuk keperluan hidup tapi jangan lupakan akherat.

Sesungguhnya Tuhanmu, Dia lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalanNya dan Dia lah Yang Paling mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.(Qs.Al Qalam:7).
Mereka orang-orang yang buta mata hatinya akan gelap dengan hidayah Allah karena tidak memahami ayat-ayat Allah dan tidak mau belajar Ilmu agama dan mereka orang-orang yang mencari jalan Ilmu kepada agama akan di beri petunjuk hidayah dengan belajar memahami ayat-ayat Allah dan akan di karuniakan pemahaman dalam Ilmunya.

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah),mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS, Al –A'raaf :179),buta di dalam ayat ini bukan berarti buta lahiriyah, akan tetapi 'buta mata hati', sebagaimana disinggung dalam ayat lain, sesungguhnya pandangan mata itu tidak buta, akan tetapi yang buta adalah pandangan hati yang ada di dalam dada.(QS. Al-Hajj: 46).

Syech Abdul Qadir Al-Jaelany menyampaikan, mereka yang sadar diri senantiasa memandang Allah Azza wa Jalla dengan qalbunya, ketika terpadu jadilah keteguhan yang satu yang mengugurkan hijab-hijab antara diri mereka dengan DiriNya.
semua banungan runtuh tinggal maknanya,seluruh sendi-sendi putus dan segala milik menjadi lepas, tak ada yang tersisa selain Allah Azza wa Jalla tak ada ucapan dan gerak bagi mereka, tak ada kesenangan bagi mereka hingga semua itu jadi benar,jika sudah benar sempurnalah semua perkara baginya,Pertama yang mereka keluarkan adalah segala perbudakan duniawi kemudian mereka keluarkan segala hal selain Allah Azza wa Jalla secara total dan senantiasa terus demikian dalam menjalani ujian di RumahNya.

Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan)surga-surga yang penuh keni’matan di sisi Tuhannya.(Qs.Al Qalam: 34).Mereka yang bertakwa yang sudah memahami akan ayat-ayat Allah yang tersirat maupun yang tersurat dan di terangkan mata hatinya dari perjalanan Ilmu mengenal Rahasia Dirinya akan selalu merasa nikmat(surga) dalam kehidupannya tiada lagi keberatan dalam menghadapi segala rintangan atau tantangan kehidupan ,dan selalu berusaha memperbaiki diri dalam pengabdian terhadap Allah dan lingkungan bermasyrakat.

 Yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.(Qs.Al Insan:2).Maka jagalah perbuatan kita selain dari pada perbuatan yang di larang dan dalam ayat ini di terangkan,sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barang siapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Qs Al Insan:29).
Maka tujulah jalan untuk mendapatkan Ridho Dan RahmatNya dengan terus meningkatkan Iman, Tauhid sampai Ma'rifatullah kepada IslamNya.


 Silahkan sambil mendengarkan lagu jaipong sunda,semoga terhibur...hehehe..
Wa'alaikum Salam..

~Nasihat Hati~*


ku berenang di dalam kehidupan 
hidup dan matiku menghadap tuhan 
itulah yang menjadi perhiasan 
neraka dan surga hanya hiasan

kekasih ku ya Rasul sekalian alam
yang bersama siang dan malam
selalu mengajarkan untuk menyelam
bersama sekalian diriku ikut tenggelam

bangunlah di dalam ajaran hidup 
bergerak dalam menghadap
duduklah sempurna jangan berharap
angan-angan biarkan lenyap

ketahuilah duduknya iman 
karena itu jalan keselamatan
di dunia yang banyak cobaan
menimpa semua insan

pelajari ilmu dengan pasti
untuk mendapatkan Hak sejati
janganlah di nanti-nanti
bisa keburu di jemput mati

Hehehe...

kehidupan laksana gelombang yang selalu menerjang supaya si insan terombang ambing dalam ke putus asaan meniti jalan menuju kesempurnaan ,nafsu dan kemauan itu menjadikan jalan ke selamatan dan jalan ke celakaan bila tidak bisa mengendalikan...

Diriku bagai musafir mencari Ridho illahi
begitu banyak permintaan menjadi hijabnya diri
jalanilah ketentuan yang telah di gariskan dari illahi
walau pahit dan getir aku harus kuat menghadapi

Bila manusia tidak menerima akan kodrat dan irodatnya dari ke hendak sang illahi, nantikanlah siksaan dari dalam perasaannya sendiri, karena Allah tidak akan menyiksa akan mahluknya tetapi dari dirinya sendiri datangnya itu penyiksaan.

wahai Diri pelajari akan apa yang nanti menimpamu
itu semua bukan atas ke mauan dirimu
carilah jalan keluarnya sampai ketemu
penderitaan menjadi senjata penentu...

jangan mau enak dan senang
hidup di dunia banyak pujian
janganlah merasa tenang
hidup di dunia bahan ujian...???

...wa'alaikum salam warohmatullah.

~Pandangan Kehidupan Ilmu Agama~*


INNALLAHA YA, MURUKUM AN TUWADDUUL AMAANAATI ILLA AHLIHAA. Artinya : Bahwasanya Allah taala menyuruh akan kamu mengembalikan amanat itu maka hapus karam sekalian Sifat Basyarih diri kita didalam laut Bahrul Qadim maka nyatalah sifat laut semata-mata yaitu laut Ilmullah,maka kata olehmu Allahu Akbar telah fana'a lah sekalian keadaan zat diri kita yang kehambaan maka nyatalah baqa keadaan Zatullah semata-mata inilah yang kita syuhudkan sampai kepada salam.

Maka janganlah kamu lalai dari pada perkataan ini.

Dan apapun artinya syuhud itu dipandang dengan mata hati dan mata hati itu pengetahuan nyawa dan dan Ilmu nyawa dan yang sebenar-benarnya ilmu nyawa itu Iman pada kita dan yang sebenar-benarnya Syirullah itu cahaya Kalam Zatullah yang tiada huruf dan tiada suara yaitulah wujud yang Muthalaq.
Perjalanan insan di dunia banyak terpaku pada tipu daya dunia yg menyebabkan kurang tajamnya mata hati ,karena mata hati itulah wujud goibnya insan pada hal yg maha goib ,bagaimana yg suci mau perlihatkan diri nya pada yg kotor ,dan yg halus takan terlihat oleh kasar yaitu badan jasmani.

Manusia mengikuti sifat af'al dan asmanya untuk mencapai ketingkat selanjutnya dalam hal pengetahuan ilmu kesempurnaan tapi banyaknya cuma diam di tempat asmanya saja kerna sudah merasa nikmat sudah merasa mengetahui arti yg sebenarnya padahal semuanya belum di temukan ,kilatan cahaya yg di tangkap oleh mata hatinya masih berbentuk warna belum hilangnya semua warna , tapi semua itu juga di dapat dari hasil musahabah dirinya.

Pintu rasa hatimu dari sipat awasnya rasa itu mutlak hasil dari keruhanian insan sebab tak ada batas penghalang ,karena awasnya rasa bukanlah dari suatu amalan mantra atau alhikmah tetapi dari hasil pencapaian kesejatian Hidupnya roh insan,karena awasnya rasa tak pernah ikrar untuk berbohong ,kalau hasilnya hitam makan akan di sebut hitam dan kalau putih akan di kata putih , manusia bernama insan akan tetap menjalankan tugasnya walau di kotori oleh kehendak nafsunya tetapi dapat memisahkan hasilnya dari perbuatan dirinya ,karena hakikatnya manusia tidak sama dengan wujud jasmaniahnya ,seperti kita bercermin itu hasil bayangannya dirinya jasmaniah , maka banyak kesalahan dalam hal pengetahuan itu suka di salah tafsirkan ,masa manusia goib masih di samakan dengan betuknya bayangan diri jasmaninya...manusia hakekatnya tak sama dengan wujud dirinya yg masih berbentuk wujud dari kepala sampai dampal kaki ,manusia hakeki itu wujud kesempurnaan Hidup yg tak pernah kena oleh mati.

Islam pada hakikatnya itu bersih suci tak pernah kotor dan tak berkeinginan ,islam itu sejatinya iman nur bukan kepercayaan yg semata pada hal kebendaan ,islam tak pernah mencelakai pada yg meyakininya dan tak menyakiti dan merusak ,islam adalah kebersihan mutlaq yg tak bisa kita capai selagi di dunia ini...kita boleh tau akan islam tapi janganlah ingin mengetahui soal islam karena islam itu tak berkehendak.


Iman itu di dapat dari tauhid keyakinan ,tauhid di dapat dari makrifat pengetahuan dan pengetahuan di dapat dari islam , kalau sudah tau akan hal ini maka takan ada kerusakan di muka bumi karena semua insan akan mengetahui wujud kebenaran yg sejati tetapi akan hilanglah para ahli sariat mereka dalam berjama'ah dalam hal beribadah untuk saling berkumpul dalam mesjid , maka di sini harus di ikatkan dan di jalankan antara hukum agama dan darigama ,hukum agama yg berasakan perintah nabi muhamad dan darigama berasakan hukum negara..kita akan selamat bila menjalankan kedua hukum dunia itu.

Ilmu dalam artiannya itu keluasan tak tercapai oleh akal tetapi ilmu adalah kunci manusia untuk pencapaian dirinya dan ilmu itu ada tutupnya soal ketuhanan bila manusia sudah di kasih tau tetang Dat ,sifatnya..karena sudah tidak ada hal ilmu yg harus di buka lagi semuanya akan kembali pada Dat itu sendiri.

Nur itu untuk keyakinan insan dalam menemukan kesejatian yg Maha hidup dan keselamatan bagi si insan dari segala hijab yg menghalangi dari asalnya waktu di Qadim tempat semua mahluk.

Wujud itu hasil dari pada ke syuhudan seorang insan dalam mengenal haq ilmu dan Allahnya dalam pandangan mata rasa batinya ,karena dalam ilmu wujud hanya Allah yg melihat dan Allah juga yg memperlihatkannya akan Wujudnya Dat laesa kamislihi Dat yg tidak bisa di umpamakan dan di samakan dengan apapun juga.

Seorang insan harus sidik dan yakinnya dalam hal ini jangan di terka atau di bayangkan karena semua itu bukan bagian akal atau logika manusia , adapun akal untuk menyelelaraskan akan rasa hatinya dan akal sering salah menafsirkan kalau tak ada ilmunya.

Bila seorang insan mengetahui tentang hukum hakikat janganlah di kasih tau ,karena hukum hakikat bertentangan dengan hukum sariat ,dan bila di kasih tau pada ahli yg tidak mengetahuinya akan jadi pasal kesalahan besar baginya dan akan merusak masa hidupnya di dunia ,karena hakikat dan sariat takan padu dan sama dalam hukumnya ,dalam soal paham juga banyak perbedaan antara ahli sariat dengan ahli tarikat...susah nya orang tarikat di dunia takan susah di akhiratnya , orang sariat akan mengalami tahap siksaan tiga masa dalam perjalanannya , 1.masa dia di waktu sekarat ,2.masa dia di waktu kubur yaitu alam antara ,3. masa di alam barjah yaitu masa pembalasan dan hisab al yaumil kiyamah di hari akhir...

Orang ahli tarikat akan lepas dari pintu siksa karena sudah di jamin oleh Rosul akan keselamatan kalau sudah tau akan kesejatian yg maha hidup , karena dalam hal ini apa lagi yg mau di pertanyak dan di hisabnya , soal urusan di dunianya bukan bagian akherat baginya
tapi untuk keselamatan di dunia ,kena ikuti aturan dunia maka selamatlah dari hukum dunianya.

Dalam menjalankan kehidupan di dunia harus dengan kesadaran dan kepasrahan dalam menghadapinya ,biar berbagai liku kehidupan kita rasakan bagaimanapun bentuknya ,baik dan buruknya kena di rasakan agar jadi bahan pertimbangan dalam mengolahnya dan merasakan untuk di pahami ,jangan anggap semua itu uji atau ujian ke hidupan tapi nikmatilah keseluruhan nya supaya mampu mencapai dengan keiklasan yg sebenarnya ,anggap semuanya sebagai perjalanan insan di muka bumi ini yg bisa melangkah dengan ketenangan jiwa , sungguh ironis manusia yg tak paham makna kehidupan dalam menghadapi medan dunia ,maka dari kedua sisi baik dan keburukan kena kita terima akan sipat itu ,karena kedua sisi sifat itu hasil dari perasaan seorang insan yg tak mengetahui hasil akhirnya dalam menggapai kesempurnaan Dirinya , jangan ada kata menyesal kita dalam hal apapun juga ,terimalah akan kehendak diri karena kitalah yg menjalankannya akan jalan itu sendiri ,Tuhan telah memberikan kita jalan untuk di pilih baik itu sifat baik dan buruknya.

Akhlaq itu bagian dari budi ,cipta dan perasaan , hasil semuanya itu untuk membentuk kita bertalian dengan sesama insan , membudi dayakan hasil akan kebaikan diri berhubungan dengan kehidupan alam sekitar agar di terima dari bagian ke hidupan orang lain ,maka kena berakhlak baiklah insan itu tetapi untuk menggapai seorang insan yg mulya itu susah kita terapkan karena harus berdasarkan ilmu yg sebenarnya ,insan yg mulya adalah yg mempunyai sikap kebaikan dalam hal ilmunya dan mengetahui jalan akhir menuju kepulangannya ke alam akheratnya ,sudah tiada berhubungan akan hasil budi ahlak dan perasaan lagi karena itu adalah bagian dunia...mereka ini tak mau di lihat hasil kebaikannya dan di sembunyikan akan ahlaknya pada sesama dan tidak mau penilaian hasil dari orang lain karena anggapan orang itu tak berkepentingan dalam kehidupan nanti di akhirnya ,hanya amal yg di sembunyikan itulah hasil akhirnya , kalau masih ada mau penilaian antara makhluk itu rasa ke riyaan dalam wujudnya...pahamilah apa yg sudah kita pahamkan ,karena kitalah yg mengalaminya sendiri bukan pengalaman orang lain.

Wa'alaikum salam.

~Nataaijut Tafakkuri (Buah Tafakur)~*


bahwasanya tafakur termasuk amalan hati yang paling utama dan bermanfaat sampai-sampai dikatakan, tafakur sesaat lebih baik dari pada ibadah setahun.

Tafakur bisa mengubah dari kelalaian menuju kesadaran, dan dari hal-hal yang dibenci Allah menuju hal-hal yang dicintaiNya, dari ambisi dan keserakahan menuju zuhud dan qana'ah, dari penjara dunia menuju keluasan akhirat, dari kesempitan kejahilan menuju bentangan ilmu pengetahuan, dari penyakit syahwat dan cinta kepada dunia menuju kesembuhan ruhani dan pendekatan diri kepada Allah, dari bencana buta, tuli, dan bisu menuju nikmat penglihatan, pendengaran, dan pemahaman tentang Allah, dan dari berbagai penyakit syubhat menuju keyakinan yang menyejukkan hati dan keimanan yang menentramkan,(Miftah Daris Sa'adah: 226).

Rasulullah saw,pernah bersabda, tafakkuruu fii khalqillahi wa laa tafakkaruu fiillahi, berpikirlah kamu tentang ciptaan Allah, dan janganlah kamu berpikir tentang Dzat Allah.
Karena itu, Rasulullah saw,menghendaki kita, kaum muslimin, untuk punya budaya tafakur yang akan bisa mengantarkan kita kepada kemajuan, kemanfaatan, kebaikan, ketaatan, keimanan, dan ketundukan kepada Allah Ta'ala.
Agar tujuan itu tercapai.
Rasulullah saw, memberi rambu-rambu agar kita tidak salah dalam bertafakur.
Rasulullah saw, memerintahkan kita untuk bertafakur mengenai makhluk ciptaan Allah swt, beliau melarang kita berpikir tentang Dzat Allah karena kita tidak akan mampu menjangkaunya, dan berpikir tentang Dzat Allah bisa mengantarkan kita kepada kesesatan dan kebinasaan.
Firman Allah swt :
Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh dijalanKu, ia akan dibuka jalan (Ilham) baginya, sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik,(Al-Ankaabut:69)

Kekuatan kerohanian akan datang sendiri tanpa diminta-minta karena kerohanian mereka telah tenggelam dalam kota Allah swt, inilah yang disebut oleh Allah swt dalam satu hadis Qudsi:
Barang siapa yang berada dalam kota-Ku, Aku adalah penjaganya.
Tidak aku jadikan manusia melainkan untuk menyimpan rahsia-Ku dan sesungguhnya manusia itu rahsia-Ku dari Akulah yang menjadi rahsianya(Hadist)

untuk membina kembali potensi Ruh kepada mengenal Tuhannya,apabila disebut mengenal Tuhan, maka terbagi kepada empat bagian:
Mengenal secara Taqlid yaitu mengenal Allah hanya pada nama tidak mempunyai pengetahuan yang mantap tentang ilmu KeTuhanan.

Mengenal secara ilmu yakin ,Martabat Syariat:yaitu mengenal Allah dengan jalan mengenal wujud makhluk yang seperti ini bagaimana mengikut cara ilmu usuluddin,Martabat ini adalah ibarat kenal buah pisang melalui kulit lahir saja.

Mengenal secara Ainul yakin Martabat Makrifat:yaitu mengenal Allah dengan jalan hadir pengetahuan rasa (dzauk) ke dalam hati,ibarat kenal isi pisang setelah dikoyak kulit tetapi belum dimakan (dirasa)

Mengenal secara Haqqul yakin Martabat Hakikat:yaitu mengenal Allah dengan jalan hadir kedalam hati rasa syuhud yang ada kemanisan dan kelezatan, ibarat dapat merasa kelezatan pisang itu setelah ia dapat mengecap isinya,Keimanan yang dicapai melalui ilmu ini hasil dari pada musyahadah, yakni hatinya senantiasa berpandangan dengan Allah Ta'ala pada setiap masa,Inilah iman yang haq,yang lebih tinggi kedudukannya dari iman 'Ainul Yakin.

Ruh itu adalah diri kita yang sebenarnya,yang kita harus tahu mengenai sifat-sifatnya dan asal usulnya karena (ruh) inilah yang akan kembali kehadirat Allah, dan bukannya diri jasad ini.
Jasad hanya menjadi pembungkus diri batin yang sifatnya (mahdas) dan akan hancur ditelan bumi.

Pembersihan Ruh yang tidak melalui jalan kenabian tidak akan membawa manusia kepada makrifat, tetapi akan membawanya kepada bentuk khayalan di alam rohani yang di cipta oleh jin dan syaitan.

dalam tafakur kita seharusnya banyak berzdikir terusin di hayati dalam-dalam sampai ke Allahnya bukan pada namanya saja, jangan di pikirkan karena akan memberatkan untuk sampai pada tujuannya.
di layani saja tanpa berusaha untuk berfikir karena ini akan terhenti limpahan masuknya, berpikir masih bermain-main di akal sadar sedangkan masuknya ke batin atau ruh kita yang di pancar dari sirr.

jadi tafakur adalah ibadah yang bebas dan terlepas dari ikatan segala sesuatu kecuali satu ikatan saja yaitu tafakur mengenai Dzat Allah ,tafakur seperti ini bukan tafakur hasil dari pada pikir tetapi hasil dari pada Siir ,maka di sebut tafakur sesaat lebih baik dari pada ibadah setahun karena kekal keberadaannya itulah buah tafakur yang sebenarnya.

Diamlah sejenak itu lebih baik dari pada berbicara...

...wa'alaikum salam...

~Hati Berkata~


pendengaran kian berkurang karena usia.
Ku cium harum dunia semakin tak terasa.
Tatapan mata kian tidak jelas beradanya.
Lidah kelu tiada kenikmatan lagi dalam berkata.

Apakah dunia mulai bosan aku tempati.
Apakah langit kian mendekat menyapa hati
Apakah badan tak kuat lagi menjalani.
Hanya baktiku yang akan terus abadi pada illahi.

Kini semua akan usang setelah ku tinggalkan.
Hanya tulisan dalam prilaku yang jadi catatan.
Hitam ,putih dalam ke hidupan sebagai jalan.
Dunia tempatku dalam pengembaraan.

Minyak kehidupan kian menyusut.
Cahaya kian memudar seperti kabut.
Getaran nafas nadi kian menciut.
Semua kulihat semakin mendekat. 

Selamat tinggal dunia ku.
Engkaulah yang mengajariku.
Akan arti dari sebuah hidup baru.
Dalam pentas alam badanku. 

Innalillahi wa'ina ilaihi rojiu'un. 

Rabu, 24 Ogos 2011

“Teman manusia yang sebenar ialah akal dan musuhnya yang celaka ialah jahil.”

“Memohon doa kepada Tuhan....
adalah laksana samudera yang dapat mencapai setiap....
sudut pantai keperluan hidup manusia.”

“Mengetahui perkara yang betul tidak memadai dan bermakna jika tidak melakukan perkara yang betul.”

“Setiap malam sebelum tidur....
,anda perlu menetapkan satu matlamat.....
di dalam minda dan....,
menguatkannya dari hari ke hari.”

Cakkk~!!~~ hehe,..

Kefahaman Ilmu*..

Segala puji bagi Allah ,Allah akan memberi Rahmat,keselamatan pada manusia
dan memberi rahasiah ketuhanan ,Gedung ilmu yang terpilih,pemilik genggaman yang asli,kesenangan yang terpuji dengan Derajat yang luhur.

Manusia adalah mahluk yang di muliakan atas akalnya dan banyak anugrah yang di berikan kepada mahluk yang menjadi wakilnya di muka bumi,untuk menanggung amanah sebagai khalifah ,untuk terus menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat dalam menanam amal dan perbuatan dalam Ibadah kepada tuhan sekalian Alam.

Maka perbaiki segala amal-amal yang berlaku dalam masa usia,dan mengharapkan Rahmat 
serta pertolonganNya,semoga di tunjukan akan Nur dalam hal yang timbul dari Allah dan
sibukanlah hati senantiasa dengan berdzikir lisan atau Ingat (eling ) waspada terhadap
tipu daya nafsu syaitan dan gelombang kehidupan dunia yang serba menipu akal pikiran.

Sesungguhnya tidak ada biji-bijian di langit,titik air di laut,tanah di gunung,kerdip di mata
dan kata hati di hati kecuali semua itu Allah mengetahui dan menjadi bukti akan kekuasaanNya
dan Allah akan mengajarkan kepahaman ilmu untuk menyampaikan,berbicara dengan benar
sesuai sunah dan kitab Al Qur'an,di lapangkan akan Ilmu yang menyinari akan hati dan akal
sesungguhnya tidak ada daya dan kekuatan ,kecuali dengan Allah yang maha luhur lagi maha Agung.

Allah membingbing CahayaNya siapa yang di kehendaki.(Qs.An Nuur 24:35).
dalam ayat ini sudah di terangkan ,bila kita selalu berdzikir dan ingat (eling) akan 
terus di bingbing dalam ilmunya sesuai dengan kehendakNya pada mahluknya
sesungguh Allah akan menetapkan kepadanya suatu keyakinan dan terus menjaganya
setiap saat dan akan di pelihara akan ilmu dan amal perbuatannya.

Nabi muhamad saw bersabda:'Tetaplah kalian di atas Al jamaah'.
maka berkata Abdullah bin mas'ud radiallahu'anhu,Al jamaah adalah seseorang
di atas kebenaran meskipun sendirian"seseorang yang berada di atas al haq maka
itu dia adalah Al jamaah meskipun ia sendirian.

Dan dalam hadist di terangkan:KULUU UMATIN WAROSULLIHI:pada setiap umat
sama-sama ketetapan Rasulullah yaitu artinya Rasa Allah ,maka harus penasaran dan wajib
mengetahui kepada hakekatnya Rasulullah yang ada di badan sendiri,maka carilah tarekat ilmu
gunanya untuk keyakinan masing-masing sebagai kepercayaan kepada Dzat yang di sembahnya.  

Selasa, 23 Ogos 2011

Kenali Potensi Diri..

Setiap manusia mempunyai kelemahannya tersendiri.


Ini kerana, "lemah" adalah salah satu sifat makhluk, dan manusia juga adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Tiada seorang manusia pun yang sempurna, sehingga tiada satu pun cacat cela pada sifatnya.

Kelemahan itu adalah perkara yang biasa bagi seorang manusia.

Kita juga ada kelemahan diri. Tetapi Allah swt tidak pernah memandang kelemahan-kelemahan fizikal ini untuk memilih siapakah hamba-Nya yang wajar dicintai.


Nabi Musa a.s adalah seorang yang gagap. Tetapi, Baginda adalah salah seorang kekasih Allah.


Allah swt sangat menyayangi Nabi Musa a.s sehinggakan Allah swt telah menyelamatkan seorang tentera Firaun bernama Jalut daripada lemas di lautan, kerana Jalut ini adalah badut Firaun yang suka meniru gaya Nabi Musa a.s bercakap gagap. Allah swt suka pada Jalut, kerana dia meniru perbuatan kekasihnya. 



Bilal bin Rabah r.a adalah seorang hamba yang berkulit hitam. Bukan setakat hitam biasa, malah hitam berkilat. Tetapi,


Allah swt sayang padanya. Allah swt telah muliakannya, sehinggakan suara azannya dapat didengari bukan sahaja oleh penduduk bumi, malah, oleh penduduk langit juga.....


 Kisah-kisah ini membuktikan bahawa, kelemahan-kelemahan fizikal sama sekali tidak dapat mengurangkan kasih sayang Allah swt pada seseorang.


Betapa Rahimnya Allah swt, apabila Dia menyayangi seseorang, Dia akan menyayangi kesemua yang ada pada orang itu, walaupun sesuatu yang dianggap sebagai kelemahan. Sekiranya Allah swt yang Maha Sempurna boleh menyayangi seseorang ke tahap itu, apatah lagi kita, hamba-Nya yang sangat lemah lagi hina. 


Tiada kelemahan yang harus kita risaukan, melainkan seandainya  kita tidak mempunyai iman dan amal
(nauzubillahiminzaalik).


Seandainya kita...

telah mempunyai iman dan yakin yang kuat pada Allah swt dan beramal mengikut cara yang ditunjukkan oleh Rasulullah saw,maka kita..,

Insyallah... berjaya di dunia dan di akhirat.

Jaga Hati, Hiasi Peribadi Moga bahagia, Allah Di Hati..~

Aamin~^__^..

Salam Penyejuk JIwa..

Allah tidak memberi kehidupan ini kepada kita sebenarnya.

Tetapi sebenarnya, Allah MEMINJAMKAN ia kepada kita.

Barang pinjam bukanlah barang yang kekal abadi. Esok lusa atau bila-bila, ia pasti perlu dipulangkan ke tangan tuan asal.

Kerana ia adalah ‘BARANG PINJAM’.

Barang pinjam, bila tidak dijaga sebaiknya, dipulangkan dalam keadaan tidak sejahtera seperti asal (fitrah), maka sudah tentu akan menimbulkan kemarahan tuan empunya barang.

Saya pernah merasai pengalaman itu.


Dan saya tahu betapa peritnya dimarahi oleh pemilik barang itu dalam keadaan dia benar-benar menaruh kepercayaan terhadap kita, tetapi dikhianati kepercayaan itu apabila kita memulangkan barang pinjam itu dalam keadaan rosak atau tidak baik.

Allah s.w.t., bagaimana?

Bukankah barang pinjam Allah itu adalah seluruh kehidupan kita?


Sudah kita hitung berapa banyaknya hutang kita kepada Allah dalam kehidupan ini?



Kemampuan kita untuk membayar segala ‘hutang’ itu,  pernahkah kita terfikir?

Justeru, bila kita mengetahui bahawa kehidupan ini seluruhnya adalah pinjaman daripada Allah, maka kita perlu sentiasa berfikir bagaimana untuk menjadikannya sejahtera di akhirat kelak bila minta‘dipulangkan’ semula.



Ada satu cara sahaja. Jadikan kehidupan ini sebagai mihrab !



Apa itu mihrab?



Mihrab adalah medan ubudiah (perhambaan) kita kepada Allah.



Ya. Kehidupan ini adalah untuk itu.


ALLAH TIDAK AKAN PERNAH TERJEJAS HANYA KERANA KITA

Janganlah disangka bila kita melupakan Allah dalam kehidupan, maka hal itu akan memudharatkan Allah.


Jangan disangka bila kita menggunakan ‘barang pinjam’ ini sewenang-wenangnya, maka kuasa Allah berkurangan.

Bahkan kemuliaan Allah tidak pernah berkurang walaupun semua manusia tidak mahu bersyukur. Kemuliaan Allah juga tidak bertambah walau semua manusia tunduk beriman dan patuh kepada Allah.



Allah tidak akan pernah terjejas dengan berimannya kita ataupun tidak.



Allah itu Maha Agung. Ia memiliki kerajaan yang besar. Segala yang di langit mahupun di bumi ini semua miliknya.



Makhluk-makhluk lain tunduk dan patuh kepada-Nya. Apalah sangat dibandingkan dengan kita yang kerdil ini.

Adakah menjejaskan keagungan Allah bila kita tidak beriman, tidak bersyukur?
TIDAK. Tidak sekalipun.

Bahkan, sebaliknya. Kitalah yang bakal terjejas, kerugian dan kehinaan kerana meninggalkan pesanan-pesanan Allah.

Kerana ramainya manusia yang tidak tahu bersyukur, maka Allah sentiasa mengingatkan kita dalam Al-Quran.



(أفَلا تَشْكُرُونَ)
“Apakah kalian tidak bersyukur?”


saya bersyukur di dalam hidup ini, dikurniakan sahabat2 ...teman2 yang sentiasa menyedarkan sy, dan mengingatkan sy betapa lemah dan daifnya sebagai seorang hamba...sebagai seorang teman, sebagai seorang sahabat..

terima kasih...kerana sentiasa brsedia menjadi sahabat ku

Jaga Hati, Hiasi Peribadi, moga bahagia....Allah DiHati..
Cakkk~^__^