Di manakah letaknya ketenangan, kelapangan, dan kesenangan di dalam
diri manusia?
Dari manakah rasa itu terbit? Dari tangan? Kaki? Perut?
Tidak dan tidak.
Tetapi daripada hati. Bukan hati organ. Tetapi ‘hati’. Roh. Yang tidak kelihatan itu.
Kita kembali bertanya, hati itu milik siapa?
Ya, siapakah pencipta kepada hati?
“Allah.”
Dan roh kita menjawab.
Maka perjalanan mencari ketenangan adalah bermula dengan jawapan kita itu.....
“Apa yang KITA fikirkan mengenai diri KITA, akan mempengaruhi diri KITA sendiri.”
Catatan Popular
-
Bismillahirahmanirrahim, Salam dan selawat kepada junjungan Nabi saw dan Ahlul bait dan keturunan yang suci dan dikasihi, Para Sahabat Rad...
-
Assalamu'allaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahiim Ya Allah, jauhkan hati ini dari segala kebusukan hati. Berika...
-
Baiklah.., Akal manusia sentiasa mencari- cari makna kehidupan - asal usulnya, apakah maksud kedatangannya ke dunia, dan ke mana akan pe...
-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ketahuilah, Yang Senantiasa m.e.n.y.e.r.t.a.i Manusia Di Dalam Kehidupan Sehari~hari.....
-
Sebahagian Ahli Bijak,berkata: ''Aku mencari sepuluh hal pada sepuluh tempat, ternyata aku memperolehnya pada sepuluh tempat y...
-
“Setiap malam sebelum tidur.... ,anda perlu menetapkan satu matlamat..... di dalam minda dan...., menguatkannya dari hari ke hari.” Cak...
-
Hari demi hari berlalu begitu pantas. Di kelilingi oleh kesibukan, kadang-kadang tak terasa rupanya sehari telah berlalu. ya... Pepatah ...
-
INNALLAHA YA, MURUKUM AN TUWADDUUL AMAANAATI ILLA AHLIHAA. Artinya : Bahwasanya Allah taala menyuruh akan kamu mengembalikan amanat itu mak...
-
Sebenarnya SEDERHANA itu indah dan membahagiakan, namun ia akan sirna ketika kita mulai membandingkan dengan orang lain yang sedang diat...
-
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya.. Allah akan memahamkan ilmu agama.. kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tiada ulasan:
Catat Ulasan