“Apa yang KITA fikirkan mengenai diri KITA, akan mempengaruhi diri KITA sendiri.”
Catatan Popular
-
Bismillahirahmanirrahim, Salam dan selawat kepada junjungan Nabi saw dan Ahlul bait dan keturunan yang suci dan dikasihi, Para Sahabat Rad...
-
Assalamu'allaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahiim Ya Allah, jauhkan hati ini dari segala kebusukan hati. Berika...
-
Baiklah.., Akal manusia sentiasa mencari- cari makna kehidupan - asal usulnya, apakah maksud kedatangannya ke dunia, dan ke mana akan pe...
-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ketahuilah, Yang Senantiasa m.e.n.y.e.r.t.a.i Manusia Di Dalam Kehidupan Sehari~hari.....
-
Sebahagian Ahli Bijak,berkata: ''Aku mencari sepuluh hal pada sepuluh tempat, ternyata aku memperolehnya pada sepuluh tempat y...
-
“Setiap malam sebelum tidur.... ,anda perlu menetapkan satu matlamat..... di dalam minda dan...., menguatkannya dari hari ke hari.” Cak...
-
Hari demi hari berlalu begitu pantas. Di kelilingi oleh kesibukan, kadang-kadang tak terasa rupanya sehari telah berlalu. ya... Pepatah ...
-
INNALLAHA YA, MURUKUM AN TUWADDUUL AMAANAATI ILLA AHLIHAA. Artinya : Bahwasanya Allah taala menyuruh akan kamu mengembalikan amanat itu mak...
-
Sebenarnya SEDERHANA itu indah dan membahagiakan, namun ia akan sirna ketika kita mulai membandingkan dengan orang lain yang sedang diat...
-
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya.. Allah akan memahamkan ilmu agama.. kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Selasa, 28 Februari 2012
LoVe It!!
Kalau kita berjaya memotivasi diri sendiri, itu hebat.!
Tetapi andainya kita boleh menjadikan orang lain seperti kita, itu baru hebat sangat~!!!
Syukur...Sabar...Senyum.....
Setiap saat kita perlu bersyukur dengan rahmatNya,nikmatNya.Walau apapun situasi kita,kita tetap lebih baik dari orang lain.Ya Allah,ku bersyukur di atas segala nikmatMu,sesungguhnya Kau yang Maha Memberi Nikmat. Subhanallah! Jadikanlah kami orang yang Hidup Luar Biasa Bahagia, Sihat, Kaya, Berjaya dan Diberkati oleh Mu Ya Allah, Ya Fattahu Ya Razzaq.~!!~
Bicara Hati KU...
Akal pemikiran dalam diri seseorang manusia saya lihat tidak nampak pembangunan diri sekiranya mereka masih berada di takuk lama dan tidak berfikiran jauh jika tidak adanya kaji an terhadap penemuan fakta-fakta yang baru ditemui.
Teringat kepada Guru saya, beliau berkata bahawa
"manusia ini hidup untuk apa?
Dalam kehidupan, kita diajar dalam konsep kehidupan kepada tiga perkara iaitu membaca, mengaji dan mengkaji."
Jika boleh dihuraikan tiga perkara ini dalam soal pembacaan Al-Quran, membaca adalah cara seseorang itu belajar bagaimana hendak menyebut surah-surah Al-Quran. Apabila sudah adanya asas, dipelajari pula asas tajwid untuk mengaji dan apabila sudah faham terhadap dua asas pertama maka langkah akhir adalah mengkaji yakni memahami isi kandung tafsir Al-Quran.
Kesimpulan daripada tiga perkara ini adalah apabila didatangi kita dengan suatu ilmu bukanlah sewenang-wenangnya untuk kita terima bulat-bulat tetapi harus diselidiki dan diteliti agar kita ketahui bahawa ilmu itu bukanlah ilmu yang menyempitkan akal fikiran tetapi meluaskan pemikiran seorang manusia.
Sedangkan dalam Al-Quran sendiri telah menyebut jika datang kepada kita suatu berita harus diperiksa terlebih dahulu sama ada sahih atau batil.
Maka, dengan demikian manusia bukanlah dicipta hanya untuk menerima suatu ilmu dengan satu tiada bantahan atau kritikan.
Jika ya, tiada gunalah fungsi akal di dalam penciptaan manusia sebagai sistem operasi manusia yang paling canggih untuk bertindak balas terhadap persekitaran semasa.
Terkilan juga apabila membaca mana-mana tulisan yang menyatakan tidak dapat menerima pandangan yang berbeza dan pandangan yang jauh keterbukaan.
Sedangkan manusia diciptakan dengan pelbagai perbezaan dari segi perwatakan, perbuatan, pemakaian. Cuma janganlah berbeza terhadap perkara yang telah sepakat di dalam syariat Islam seperti mana yang telah Allah swt sebut di dalam Al-Quran.
Bagi tiap-tiap umat, Kami adakan satu syariat yang tertentu untuk mereka ikuti dan jalankan, maka janganlah ahli-ahli syariat yang lain membantahmu dalam urusan syariaatmu dan serulah (wahai Muhammad) umat manusia kepada agama Tuhanmu, kerana sesungguhnya engkau adalah berada di atas jalan yang lurus. (Surah Al-Hajj: Ayat 67)
Dalam konteks kini, masyarakat sering dibawakan kepada mereka akan berita-berita yang kadang-kadang amatlah bercanggah dengan akal fikiran.
Dunia sekarang bukan lagi dunia yang menangkuk air di tepi arus kerana dunia telah mengecapi kemudahan dalam mencari maklumat.
Maka, wajar masyarakat pada hari ini meninggalkan kejumudan dan mendekatkan kepada fikrah yang bersih daripada akal yang sempit ke arah akal yang lebih keterbukaan.
Jaga hati, Hiasi peribadi, Moga bahagia, Allah di Hati..
Teringat kepada Guru saya, beliau berkata bahawa
"manusia ini hidup untuk apa?
Dalam kehidupan, kita diajar dalam konsep kehidupan kepada tiga perkara iaitu membaca, mengaji dan mengkaji."
Jika boleh dihuraikan tiga perkara ini dalam soal pembacaan Al-Quran, membaca adalah cara seseorang itu belajar bagaimana hendak menyebut surah-surah Al-Quran. Apabila sudah adanya asas, dipelajari pula asas tajwid untuk mengaji dan apabila sudah faham terhadap dua asas pertama maka langkah akhir adalah mengkaji yakni memahami isi kandung tafsir Al-Quran.
Kesimpulan daripada tiga perkara ini adalah apabila didatangi kita dengan suatu ilmu bukanlah sewenang-wenangnya untuk kita terima bulat-bulat tetapi harus diselidiki dan diteliti agar kita ketahui bahawa ilmu itu bukanlah ilmu yang menyempitkan akal fikiran tetapi meluaskan pemikiran seorang manusia.
Sedangkan dalam Al-Quran sendiri telah menyebut jika datang kepada kita suatu berita harus diperiksa terlebih dahulu sama ada sahih atau batil.
Wahai orang-orang yang beriman, apabila datang seorang fasiq kepada kamu membawa berita, periksalah ia terlebih dahulu. Agar nanti jangan kamu menghukum sesuatu kaum dalam keadaan jahil (terhadap apa yang benar), lantas kamu kemudiannya menyesal atas apa yang telah kamu lakukan.
(Surah Al-Hujurat 49 : 6)
Maka, dengan demikian manusia bukanlah dicipta hanya untuk menerima suatu ilmu dengan satu tiada bantahan atau kritikan.
Jika ya, tiada gunalah fungsi akal di dalam penciptaan manusia sebagai sistem operasi manusia yang paling canggih untuk bertindak balas terhadap persekitaran semasa.
Terkilan juga apabila membaca mana-mana tulisan yang menyatakan tidak dapat menerima pandangan yang berbeza dan pandangan yang jauh keterbukaan.
Sedangkan manusia diciptakan dengan pelbagai perbezaan dari segi perwatakan, perbuatan, pemakaian. Cuma janganlah berbeza terhadap perkara yang telah sepakat di dalam syariat Islam seperti mana yang telah Allah swt sebut di dalam Al-Quran.
Bagi tiap-tiap umat, Kami adakan satu syariat yang tertentu untuk mereka ikuti dan jalankan, maka janganlah ahli-ahli syariat yang lain membantahmu dalam urusan syariaatmu dan serulah (wahai Muhammad) umat manusia kepada agama Tuhanmu, kerana sesungguhnya engkau adalah berada di atas jalan yang lurus. (Surah Al-Hajj: Ayat 67)
Dalam konteks kini, masyarakat sering dibawakan kepada mereka akan berita-berita yang kadang-kadang amatlah bercanggah dengan akal fikiran.
Dunia sekarang bukan lagi dunia yang menangkuk air di tepi arus kerana dunia telah mengecapi kemudahan dalam mencari maklumat.
Maka, wajar masyarakat pada hari ini meninggalkan kejumudan dan mendekatkan kepada fikrah yang bersih daripada akal yang sempit ke arah akal yang lebih keterbukaan.
Jaga hati, Hiasi peribadi, Moga bahagia, Allah di Hati..
Stop worrying about what other people think! :)
If asked to choose between having the world or my family, Id choose my family and try to give them the world, as the world without my family isn't worth having!
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
pekarangan sendiri.
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Jaga hati, Hiasi peribadi, moga bahagia, Allah Di Hati..
pekarangan sendiri.
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Jaga hati, Hiasi peribadi, moga bahagia, Allah Di Hati..
Syukur Ahlamdulilah....
Di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan daripada Abdullah bin 'Amru katanya, aku
mendengar Rasulullah SAW bersabda
;
" Ada 2 perkara yang apabila 2 perkara ini ada pada seseorang manusia itu, maka manusia itu dikira sebagai seorang yang bersukur dan sabar di sisi Allah SWT, dan barang siapa yang tiada padanya ( 2 perkara), maka dia tidak dikira oleh Allah sebagai seorang yang bersyukur dan sabar :
(1) Barang siapa dalam urusan agamanya dia melihat kepada orang yang lebih atas daripadanya, lalu dia mengambil orang itu dijadikan pedoman baginya, maka dia dikira sebagai seorang yang bersyukur dan sabar di sisi Allah SWT.
(2) Dan dalam urusan dunianya dia melihat orang yang di bawah daripadanya, lalu dia bersyukur kepada Allah di atas kelebihan yang Allah berikan kepadanya, maka dia dikira sebagai seorang yang bersyukur dan sabar di sisi Allah SWT."
(Hadis Riwayat Imam At-Tirmizi)
Jaga hati, Hiasi peribadi, moga bahagia, Allah dihati
Cakk ponggg~~!
mendengar Rasulullah SAW bersabda
;" Ada 2 perkara yang apabila 2 perkara ini ada pada seseorang manusia itu, maka manusia itu dikira sebagai seorang yang bersukur dan sabar di sisi Allah SWT, dan barang siapa yang tiada padanya ( 2 perkara), maka dia tidak dikira oleh Allah sebagai seorang yang bersyukur dan sabar :
(1) Barang siapa dalam urusan agamanya dia melihat kepada orang yang lebih atas daripadanya, lalu dia mengambil orang itu dijadikan pedoman baginya, maka dia dikira sebagai seorang yang bersyukur dan sabar di sisi Allah SWT.
(2) Dan dalam urusan dunianya dia melihat orang yang di bawah daripadanya, lalu dia bersyukur kepada Allah di atas kelebihan yang Allah berikan kepadanya, maka dia dikira sebagai seorang yang bersyukur dan sabar di sisi Allah SWT."
(Hadis Riwayat Imam At-Tirmizi)
Jaga hati, Hiasi peribadi, moga bahagia, Allah dihati
Cakk ponggg~~!
Langgan:
Ulasan (Atom)







